Postingan

penurunan titik beku

Gambar
 

larutan asam basa

 1. Jelaskan pengertian asam basa menurut Arrhenius? jawab: Asam adalah spesi yang dapat melepaskan ion H± jika dilarutkan dalam air, Basa adalah spesi yang dapat melepaskan ion H-  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan valensi asam, valensi basa, dan ion sisa asam? jawab:  -Valensi Asam  Valensi asam adalah jumlah ion asam (H+) yang dapat dihasilkan dari suatu asam berdasarkan hasil ionsasinya  -Valensi Basa  Valensi Basa adalah jumlah ion basa (H-) yang dapat dihasilkan dari suatu basa berdasarkan hasil ionsasinya.  -Ion Sisa Asam  Ion sisa asam adalah senyawa yang menghasilkan ion dalam air dan ion asamnya disebut anion karena bermuatan negatif.

faktor-faktor yg mempengaruhi kesehatan

 1. Efek Perubahan Konsentrasi Jika konsentrasi unsur/senyawa di salah satu ruas ditambah, kesetimbangan akan bergeser ke arah yang berlawanan dan jika konsentrasi unsur/senyawa di salah satu ruas dikurangi, kesetimbangan akan bergeser ke arah dirinya sendiri. Misalnya: reaksi Nitrogen (N2) dan hidrogen (H2) membentuk amonia (NH3) 2. Efek perubahan suhu Suhu dapat dinaikkan atau diturunkan untuk menggeser kesetimbangan kimianya. Jika suhu dinaikkan, sistem akan berupaya untuk menurunkan kembali suhu menjadi normal dan menghasilkan reaksi eksoterm. Sebaliknya, jika suhu diturunkan, sistem akan berusaha untuk menaikkan suhu dan menghasilkan reaksi endoterm. Dengan kata lain: Jika suhu dinaikkan maka kesetimbangan akan bergeser ke arah pembentukkan senyawa-senyawa yang menyerap panas (endoterm). Ciri reaksi ini adalah harga ∆H nya positif (+). ∆H adalah harga perubahan panas atau kalor. Sebaliknya, jika suhu diturunkan maka kesetimbangan akan bergeser ke arah pembentukkan senyawa-seny...

Menentukan Entalpi

 Menentukan entalfi menggunakan data energi ikatan dan data pembentukan entalfi standar. A. Penentuan Harga ∆reaksi berdasarkan data ∆H pembentukan standar. •>Perubahan entalpi reaksi dapat ditentukan dengan menggunakan data perubahan entalpi pembentukan standar. Zat-zat pereaksi dianggap mengalami reaksi penguraian dan zat-zat hasil reaksi dianggap mengalami reaksi pembentukan. Secara umum, untuk reaksi xA+yBsC+D : = (SAH, C+ AH, D)-(xAH, A + YAH, B), Sehingga : ∆H= AH, hasil reaksi - AH, pereaksi Contoh : Tentukan entalpi pembakaran propana, jika diketahui data berikut! AH°f C3H8(g) =-104 kJ/mol ΔΗ°f CO2(g), =-393,5 kJ/mol AH°f H2O(l)=-285,8 kJ/mol Penyelesaian: Reaksi pembakaran propana, sesuai dengan reaksi: C3H8+5O2 →3CO2(g) + 4H2O(l) ∆Hreaksi= ∆H°f hasil reaksi - ∆H°f pereaksi = (3 ∆H°f CO2(g) + 4∆H°f H2O) - (∆H°f C3H8 (g) + ∆H°f O2(g) ) = [3(-393,5)+4(-285,8)]-(-104+ 0) = (-1.180,5) + (-1.143,2) + 104 =-2.219,7 kJ. B. Penentuan Harga ∆Hreaksi berdasarkan Data Ener...

Proses pernapasan, eksoterm dan endoterm

 Proses pembelajaran hari ini sangat seru, tapi saya belum terlalu paham dikarenakan kondisi teman kelas yang gaduh, tapi saya senang belajar kimia ini, semoga semakin kedepannya kita belajar sambil bermain, agar tidak terlalu tegang, Terimakasih :) Proses Pernapasan. Udara masuk lewat hidung dan mulut, kemudian melewati proses penyaringan partikel kecil oleh rambut hidung, lalu menuju ke trakea atau batang tenggorokan. Udara dari trakea masuk ke paru-paru melewati saluran pernapasan yang disebut dengan bronkus dan bronkiolus, kemudian berujung di alveolus.ΔH Reaksi Eksoterm & Endoterm. Keseluruhan energi dalam bentuk kalor yang terdapat dalam suatu system di sebut entalfi. Besarnya entalpi ini tidak dapat di tentukan yang dapat di tentukan adalah perubahan entalpinya (ΔH) Rumus : ΔH = Hproduk - Hreaktan / ΔH = Hakhir - Hreaktan. 1. Eksoterm adalah reaksi yang melepaskan kalor (∆H = Negatif (-)) Contoh : Contoh reaksi eksoterm yang paling mudah ditemui adalah api unggun. Saat k...

Refleksi Pembelajaran Termokimia

 1. Hukum kekekalan energi  Hukum kekekalan energi di adalah tidak dapat di musnahkan tetapi dapat di ubah ke dalam bentuk yang lain dan di manfaatkan untuk kepentingan energi. 2. Sistem lingkungan Sistem lingkungan adalah segala sesuatu di luar sistem di mana tempat berlangsungnya reaksi termodinamika. 3. Energi dan sistem. Sistem adalah tempat berlangsungnya reaksi termodinamika, sedangkan energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. 1. Sistem dan Lingkungan. Sistem dapat di bedakan menjadi tiga sebagai berikut: 1. Sistem terbuka. 2. Sistem tertutup  3. Sistem terisolasi. 2. Reaksi Eksoterm dan Endoterm. a. Reaksi Eksoterm merupakan reaksi dimana sistem melepaskan kalor ke lingkungan sehingga suhu lingkungan akan mengalami kenaikan. b. Reaksi Endoterm merupakan reaksi dimana sistem menyerap kalor dari lingkungan sehingga suhu lingkungan menjadi lebih rendah.